Kamis, 30 April 2015

Densus 88 - Detasemen Khusus Islamophobia yang mengambil Tugas Brimob?

Densus 88 bukan nama asing bagi rakyat Indonesia, kesatuan ini dibentuk untuk melawan  terorisme yang dialamatkan khusus untuk Umat Islam?.  Ada kesan aksi-aksi Densus 88 dinilai berlebihan dalam penanganan targetnya, bahkan  menembak orang yang tidak bersenjata sekalipun layaknya koboy saja. Dari segi perlengkapan dan senjata Densus lebih mirip Brimob bahkan Densus nampak kelihatan lebih baik lagi.

Untuk apa Densus 88 ? Toh masalah Terorisme adalah termasuk Tugas Utama Brimob di Kepolisian


Mari kita lihat tugas pokok brimob yang kami kutip dari brimobpoldajatim.com :


"Melaksanakan  kegiatan penanggulangan  terhadap  gangguan  kemanan  berintensitas tinggi,  terrorisme, huru – hara / kerusuhan massa, kejahatan   terorganisir bersenjata  api  atau bahan peledak   termasuk   penyelamatan dan pertolongan   ( SAR )   akibat  bencana  maupun  gangguan  lainnya  bersama   unsur  pelaksana   operasional  Kepolisian dalam  rangka penegakan  hukum  dan keamanan  dalam  negeri, sesuai  perintah  Kapolda  atau  permintaan   mendesak   dari  satuan  fungsi / kewilayahan  Polda."

Brimob (Brigade Mobil) adalah satuan khusus / elit bagi Kepolisian dan dari tugas pokok Brimob juga sudah mencakup tentang penanggulangan terorisme dan tentunya mengherankan untuk apa Densus 88 diadakan lagi?  Kelebihan anggaran? Itu tidak mungkin.  Dan walau Brimob tidak cukup tenaga sekalipun masih ada pasukan kontra terorisme dari Kopasus, Paskhas, dll. yang bisa digunakan.

Densus 88 adalah Pasukan Khusus Islamophobia?

Saya tidak mengatakan bahwa Densus adalah proyek pesanan Paman Sam, karena sulit dibuktikan.  Tapi mungkin ada benarnya bahwa proyek terorisme dimunculkan untuk menekan umat Islam dan ada upaya penggemblungan opini bahwa  islam adalah identik teroris. Namun agar proyek terorisme di Indonesia berjalan terus maka dibuatlah stigma masih ada teroris dengan meringkus guru ngaji yang bersama anak kecil lewat drama diringkus dengan senjata lengkap seperti mau berperang melawan pasukan asing.  Apakah setingkat pasukan khusus tidak melakukan survey / pengintaian sebelum aksi sehingga  seorang ustadz tak bersenjata yang bersama anak kecil harus memakai pasukan khusus dengan senjata lengkap?  Hehehehehe..

Dari Target Densus 88 Lebih dimungkinkan dibuat untuk menekan umat Islam 


Tahun-tahun mendatang kemungkinan Umat Islam akan dikemplangin terus, disudutkan terus agar melawan dan itulah yang mereka inginkan agar ada alasan kuat  untuk menindas umat Islam dan proyek jalan terus.  Jika perlawanan muslim semakin besar maka masuklah kepentingan asing dan kalian yang sebelum satu bangsa akan saling membunuh. 

Ada satu pertanyaan yang beredar, kenapa Densus tidak di kirim untuk meringkus OPM dan RMS yang jelas menyimpang dan memiliki senjata, atau orang Papua pengibar bendera Israel?.  Apakah Densus jagoan koboy melawan orang yang lemah.  Silahkan  ke Papua cari OPM dan masuk hutan apa berani? Apakah karena mereka non Muslim?  Ya fakta densus didirikan jaman Megawati, PDIP yang cenderung anti Islam, dan Densus dikomandoi didominasi oleh non muslim.


(Tulisan ini hanya unek2 saya sebagai Muslim dan sebagai Warga Negara Indonesia)



0 komentar: