![]() |
| courtessy : instagramkusu.com |
ISLAM (Ahlu Sunnah)
Ahlul Bait adalah keluarga Nabi demikian pula pula istri-istri Rosulullah adalah dari keluarga beliau sesuai dengan firman Allah:“Hai istri-istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik, dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumahmu dari ayat-ayat Allah dan hikmah (sunah Nabimu). Sesungguhnya Allah adalah Maha Lembut lagi Maha Mengetahui. (QS.Al-Ahzab 32-34)
SYI'AH / Rafidhoh
Rasulullah sendiri serta istri-istri tidak dianggap ahlul bait, sedangkan yang dianggap ahlul bait adalah Ali, ra, Fatimah, ra, Hasan, ra dan Husain, ra serta keturunan mereka. Manakala keluarga Ja’far, keluarga ‘Aqil dan keluarga ‘Abbas tidak termasuk di kalangan ahli keluarga Nabi SAW sedangkan mereka telah dikhabarkan adalah termasuk di kalangan ahli keluarganya yang diharamkan menerima sedekah.
Syiah hanya memperakui Fatimah al-Zahra’ sahaja sebagai anak perempuan Rasulullah SAW, sebaliknya Zainab, Ruqayyah dan Ummu Kalthum tidak dianggap sebagai anak Nabi SAW. Para isteri Rasulullah SAW juga tidak dianggap oleh Syiah sebagai kalangan ahli keluarga Nabi SAW. Mereka menolak surah al-Ahzab ayat 33-34 yang dengan jelas menyatakan isteri - isteri Nabi SAW termasuk di kalangan ahli keluarga Baginda SAW.
Rasulullah sendiri tentu bukanlah ahlul bait bagi syiah karena dianggap enteng dicelah sebagai nabi yang gagal serta derajat kenabiaanya lebih rendah dari imam - imam syiah.
Ahlul Bait adalah Ali bin Abi Thalib dan keturunannya. Adapun Istri-istri nabi, maka mereka tidak termasuk ke dalamnya. Ahlul Bait adalah orangorang yang ma’shum dari kesalahan dan dosa. Oleh sebab itulah Syi’ah selalu mencaci istri-istri Rosulullah bahkan Rasulullah sendiri :
Ja’far Al Murtadha di dalam bukunya Haditsul Ifk hal 17, ia berkata :
“Sesungguhnya kita meyakini sebagaimana diyakini oleh para ulama kita, para pakar dan peneliti, bahwa Istri Rosulullah _ sangat dimungkinkan seorang wanita kafir sebagaimana istri Nuh dan Istri Luth.” Maksud istri Rosul menurut mereka adalah Aisyah dan Hafshah.
Hasyim Al Bahroni di dalam Tafsirnya Al Burhan 4/358: dari Syarofuddin An Najafi, ia berkata, Dari Abu Abdillah beliau berkata: dalam firman Allah :
“Allah membuat istri Nuh dan istri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. (QS. At Tahrim 10)
Ia berkata: perumpamaan yang dibuat oleh Allah bagi Aisyah dan Hafshah.
Al Majlisi menyebutkan di dalam Bihrul Anwar 32/286: dari Ash Shadiq dalam firman Allah :
Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai kembali, (QS. An Nahl 92)
Ia berkata: yang dimaksud adalah Aisyah. Karena ia telah menguraikan keimanannya.
Sementara Muh. Al Ayyasyi telah menyebutkan di dalam tafsir Surat Ali Imran 1/342: Dari Abu Abdillah ia berkata: Apakah kalian tahu apakah Rosulullah wafat atau terbunuh? Sesungguhnya Allah _ telah berfirman : Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? (QS. Ali Imran 144)
Maka Rosulullah itu telah diracuni sebelum mati, karena keduanya (‘Aisyah dan Hafshah) telah meminumkannya. Bahkan Al Majlisi tidak cukup sampai disitu saja, ia telah berkata di dalam bukunya Biharul Anwar: 32/286: dari Salim bin Mukarrom dari Bapaknya, ia berkata saya telah mendengarkan Abu Ja’far berkata:
Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah ialah rumah laba-laba “ (QS. Al Ankabut 41)
Ia mengatakan maksudnya adalah Aisyah. Penulis buku itupun mengatakan: Ia dijuluki laba-laba karena ia itu hewan yang lemah yang membuat rumah yang sangat lemah. Demikian pula dengan Aisyah, ia adalah hewan yang lemah, akalnya lemah, agamanya lemah, pemikirannya sempit dalam menyelisihi perintah tuannya, maka ia telah menyerupai laba-laba dari segi kehinaan dan kelemahannya.
| courtessy : instagramkusu.com |
List Daftar :
Syiah bukan Islam (1) : Perbedaan Sejarah
Syiah bukan Islam (2) : Perbedaan Masalah Ketuhanan
Syiah bukan Islam (3) : Perbedaan Mengenai Kitab Suci
Syiah Bukan Islam (4): Perbedaan Pandangan Tentang Nabi Muhammad SAW
Syiah bukan Islam (5) : Perbedaan Rukun
Syiah bukan Islam (6) : Perbedaan Tempat Suci
Syiah bukan Islam (7) : Perbedaan Kepemimpinan
syiah bukan islam (8) : perbedaan tentang ahlul bait (keluarga rasulullah)
Syiah bukan Islam (9) : Perbedaan Pandangan tentang Ilmu Ghaib
syiah bukan islam (10) : Pandangan terhadap Sahabat Rasul
Syiah bukan Islam (11) : Tentang Nikah
syiah bukan islam (12) : Imam Mahdi Islam memerangi Dajjal sedangkan Imam Mahdi Syiah Adalah Dajjal Al Qaim.

0 komentar:
Posting Komentar