Kita mungkin
seringkali medengar slogan atau kata-kata yang keluar dari mulut
pendukung jokowi atau Ahok dengan kalimat “POLITIK JANGAN BAWA-BAWA
AGAMA”.artinya mereka melarang kita untuk tidak mebawa-bawa agama dalam
bicara di ranah politik.Tujuannya tak lain adalah untuk memuluskan
taktik dan tujuan mereka menguasai indonesia,Terutama karena moyoritas
penduduk indonesia adalah muslim atau islam,tentu saja mereka susah
untuk menguasai negeri ini,jika yang menjadi calon mereka adalah KAFIR
alias non muslim.
| Mendadak Habib? Ketemu Tokoh Agama? Untuk meraih simpati kaum muslimin? |
Seperti
kita ketahuan bahwa umat islam pasti memilih pemimpin muslim dan itu
wajib dalam islam,di atur oleh Al Qur’an dalam kita suci umat islam,Maka
lahirlah slogan propaganda murahan dari pemikiran mereka agar umat
islam bisa menerima mereka yang KAFIR atau non muslim menjadi pemimpin
di tengah mayoritas muslim.Mereka melakukan cuci otak dengan slogan “
Politik jangan bawa-bawa agama” sebenarnya slogan ini lucu dan
bodoh, Tapi bagi masyarakat awam atau kurang ilmu agamanya justru slogan
ini mereka terima. Kalo kita lihat secara islam atau sudut agama. Agama
tidak bisa di tinggal sedetikpun,Apalagi dalam berpolitik.sedangkan
politik dengan landasan agama masih banyak yang sesat dan bejat.Apalagi
Tanpa landasan Agama.Maka tak terbayangkan apa yang terjadi.
| Tanu Sudibyo ke Pesantren bermuatan Politik, kenapa ini boleh? Katanya jangan bawa masalah agama ke politik? |
Masihkah
kita mau di bodohi oleh propaganda bodoh KAFIR ini..??? “Politik jangan
bawa-bawa agama” sementara mereka jutru melakukan itu…!!!
| Lah ini apa? Partai masuk Pesantren |
Ya MUNAFIKUN Itulah Kriterian Kafir seperti yang Allah sebut di dalam Al Qur’an.
Mari simak dan tonton Video Pembohongan Publik Ahok diutus Tuhan jadi presiden https://www.facebook.com/100009719137655/videos/283492131984756/
Vidio
ini membuktikan bahwa justru apa yang mereka katakan jangan bawa-bawa
agama ternyata adalah sebuah kemunafikan dan propaganda murahan mereka
terhadap umat islam.
Artikel pilihan ini sebagian di sadur dari http://www.saliman.id/propaganda-bejat-slogan-politik-jangan
0 komentar:
Posting Komentar