![]() |
| courtessy : idegue--news.blogspot.com |
Gimmick tidak mempersoalkan tingkat pendidikan seseorang, karena IQ seseorang bukanlah patokan kecerdasan intuisi dan visi seseorang. Hampir semua bisa
dimanipulasi. Selamat datang di dunia pop gimmick ! Dalam
pemasaran, gimmick adalah membuat fitur khusus yang unik atau aneh yang membuat
sesuatu yang "menonjol" dari barang lain.
Dalam pemasaran produk,
gimmicks kadang dianggap hanya hal baru , namun tidak
benar-benar relevan dengan fungsi produk, kadang-kadang bahkan
mendapatkan konotasi negatif. Namun, beberapa gimmicks tampaknya sepele
dari masa lalu telah berevolusi menjadi berguna menjadi fitur permanen.
Gimmick untuk mensukseskan produk sering dianggap bagian
penting dari proses pemasaran. Sebagai contoh, sikat gigi sering
diberikan berbagai gimmick dalam bentuk warna-warna cerah, pegangan-pegangan
mudah, atau warna-berubah bulu sehingga mereka tampak lebih menarik
untuk konsumen . Hal ini sering dilakukan ketika mencoba untuk menarik
anak-anak atau orang dewasa lebih bersemangat membeli. (wikipedia, http://en.wikipedia.org/wiki/ Gimmick).
![]() |
| courtessy : www.ubergizmo.com |
Pelaku gimmick kadang memanfaatkan ketakutan konsumen untuk mencitrakan suatu
produk, misalnya minyak goreng X bebas kolesterol plus
ditambah vitamin A dan D. Jika dipikir sampai kiamat tidak ada minyak
goreng dari produk tumbuhan yang mengandung cholesterol kecuali anda
menambahkan, dan perlu anda ketahui minyak goreng produk tumbuhan
mengandung "Fitosterol" bukan cholesterol dan kebanyakan minyak tumbuhan
mengandung vitamin A dan D apa perlunya fortifikasi atau penambahan vitamin yang sudah ada?.
Dalam
dunia politik tidak lepas dari gimmick tapi lebih rumit tapi bukan
berarti tidak bisa ditelusuri motifnya, media massa adalah master
manipulasi opini masyarakat, mereka menggiring opini fansboy dan
fansgirl yang tidak punya wawasan menjadi agen gimmick sukarela untuk
partai politik dan tokoh politik. Hal-hal biasa kadang digambarkan
melebihi fakta padahal kondisi umumnya tidak melebihinya tidak lebih sekedar menawarkan angan-angan kosong tentang kesejahteraan rakyat.
Membahas
tentang Gimmick dalam cinta, penulis tidak berani menulis banyak,
karena yakin para pembaca punya trik khusus dan sangat pengalaman soal
ini, namun pada prinsip mereka bisa langsung cara A untuk maksud B tapi
mereka membuat produk cinta sampai anda mirip kerbau cinta yg menunggu
masa jagal.
diakhir tulisan tidak ditarik kesimpulan tapi disarankan membaca hal filsuf Indonesia Ronggi Warsito :
menyaksikan zaman gila,
serba susah dalam bertindak,
ikut gila tidak akan tahan,
tapi kalau tidak mengikuti (gila),tidak akan mendapat bagian,kelaparan pada akhirnya,
namun telah menjadi kehendak Allah,sebahagia-bahagianya orang yang lalai,akan lebih bahagia orang yang tetap ingat dan waspada.
http://id.wikipedia.org/wiki/
Penulis Muhammad Irwan


0 komentar:
Posting Komentar