Semua mahluk di alam semesta ini tak lepas dari kehendak Allah. Kita
semua hidup dibawah kehendak Allah. Kita hanya mahluk yang diberi jalan
untuk berusaha semampu kita, namun kita takkan bisa melampaui kehendak
Allah. Jika kita berkehendak untuk melakukan sesuatu namun Allah tidak
menghendakinya, maka hal itu takkan terjadi. Tapi apabila Allah
menghendaki sesuatu kepada kita maka hal itu takkan bisa dielakkan dari
diri kita.
Semua mahluk di alam semesta ini telah ditetapkan atasnya takdir
berupa kehidupan dunia dan kematian. Semua yang kita lakukan adalah
ketetapan Allah yang sudah menjadi lembaran-lembaran takdir. Semuanya
tak lepas dari kehendak Allah. Begitupula Dajjal, dia adalah mahluk yang
Allah berikan ketetapan atasnya takdir dan kematiannya. Dajjal tidak
akan bisa membuat mudharat jika Allah tidak menghendakinya. Dia hanya
memberi ujian kepada umat manusia dengan apa-apa yang sudah Allah
kehendaki. Diapun kelak akan menemui ajalnya yang sudah ditetapkan kapan
dan dimana tempatnya.
Dajjal adalah mahluk Allah yang berasal dari golongan manusia. Dia
akan muncul di akhir zaman dengan membawa segala Fitnah. Fitnahnya
berbentuk ujian (Musibah) dan juga Godaan. Dia takkan bisa menimpakan
fitnah kepada manusia jika Allah tak menghendakinya. Fitnahnya merupakan
cobaan dan godaan yang terbesar semenjak Allah menciptakan Adam.
Rasulullah saw bersabda dalam sebuah Hadits :
“Tidak ada perkara yang lebih besar (cobaannya) antara penciptaan Adam sampai hari kiamat melebihi Dajjal” (HR. Muslim)
Rasulullah saw menjelaskan, bahwa dari semua mahluk yang Allah
ciptakan sejak nabi Adam hingga Kiamat, tak ada yang lebih besar
cobaanya dari Dajjal. Hal itu karena dia akan memberikan segala
kenikmatan kepada yang ingin beriman kepadanya dan akan memberikan
segala musibah kepada siapa saja yang tak beriman kepadanya. Dia akan
memberi surga kepada mereka yang setia kepadanya dan mengaku bahwa
dirinya adalah Tuhan. Dan Neraka kepada mereka yang menolak untuk
percaya kepada ketuhanannya.
“Dari Abu Hurairoh ra. Ia berkata: Rasulullah saw bersabda :
“Maukah
kujelaskan kepada kalian suatu berita tentang Dajjal yang belum pernah
dijelaskan oleh seorang Nabi kepada umatnya. Sesungguhnya Dajjal itu
buta sebelah, dan sesungguhnya ia akan muncul dengan membawa semacam surga dan neraka. Sesuatu yang dikatakan surga oleh Dajjal itu adalah Neraka. (HR. Bukhari dan Muslim)
Dia dilahirkan dari seorang manusia biasa seperti yang lainnya. Dia
tidak lahir dari persilangan antara jin dengan manusia. Dia bukanlah
“Manusia Setengah Dewa” seperti yang dikatakan beberapa orang. Mereka
menilai Dajjal dapat melakukan hal-hal yang luar biasa karena dia lahir
dari persilangan antara Jin dengan Manusia.

0 komentar:
Posting Komentar