Selasa, 14 April 2015

Dajjal 1. Dajjal Adalah Manusia

Dajjal  adalah seorang Manusia
Semua mahluk di alam semesta ini tak lepas dari kehendak Allah. Kita semua hidup dibawah kehendak Allah. Kita hanya mahluk yang diberi jalan untuk berusaha semampu kita, namun kita takkan bisa melampaui kehendak Allah. Jika kita berkehendak untuk melakukan sesuatu namun Allah tidak menghendakinya, maka hal itu takkan terjadi. Tapi apabila Allah menghendaki sesuatu kepada kita maka hal itu takkan bisa dielakkan dari diri kita.

Semua mahluk di alam semesta ini telah ditetapkan atasnya takdir berupa kehidupan dunia dan kematian. Semua yang kita lakukan adalah ketetapan Allah yang sudah menjadi lembaran-lembaran takdir. Semuanya tak lepas dari kehendak Allah. Begitupula Dajjal, dia adalah mahluk yang Allah berikan ketetapan atasnya takdir dan kematiannya. Dajjal tidak akan bisa membuat mudharat jika Allah tidak menghendakinya. Dia hanya memberi ujian kepada umat manusia dengan apa-apa yang sudah Allah kehendaki. Diapun kelak akan menemui ajalnya yang sudah ditetapkan kapan dan dimana tempatnya.

Dajjal adalah mahluk Allah yang berasal dari golongan manusia. Dia akan muncul di akhir zaman dengan membawa segala Fitnah. Fitnahnya berbentuk ujian (Musibah) dan juga Godaan. Dia takkan bisa menimpakan fitnah kepada manusia jika Allah tak menghendakinya. Fitnahnya merupakan cobaan dan godaan yang terbesar semenjak Allah menciptakan Adam.
Rasulullah saw bersabda dalam sebuah Hadits :

“Tidak ada perkara yang lebih besar (cobaannya) antara penciptaan Adam sampai hari kiamat melebihi Dajjal” (HR. Muslim)

Rasulullah saw menjelaskan, bahwa dari semua mahluk yang Allah ciptakan sejak nabi Adam hingga Kiamat, tak ada yang lebih besar cobaanya dari Dajjal. Hal itu karena dia akan memberikan segala kenikmatan kepada yang ingin beriman kepadanya dan akan memberikan segala musibah kepada siapa saja yang tak beriman kepadanya. Dia akan memberi surga kepada mereka yang setia kepadanya dan mengaku bahwa dirinya adalah Tuhan. Dan Neraka kepada mereka yang menolak untuk percaya kepada ketuhanannya.

“Dari Abu Hurairoh ra. Ia berkata: Rasulullah saw bersabda :
“Maukah kujelaskan kepada kalian suatu berita tentang Dajjal yang belum pernah dijelaskan oleh seorang Nabi kepada umatnya. Sesungguhnya Dajjal itu buta sebelah, dan sesungguhnya ia akan muncul dengan membawa semacam surga dan neraka. Sesuatu yang dikatakan surga oleh Dajjal itu adalah Neraka. (HR. Bukhari dan Muslim)

Dia dilahirkan dari seorang manusia biasa seperti yang lainnya. Dia tidak lahir dari persilangan antara jin dengan manusia. Dia bukanlah “Manusia Setengah Dewa” seperti yang dikatakan beberapa orang. Mereka menilai Dajjal dapat melakukan hal-hal yang luar biasa karena dia lahir dari persilangan antara Jin dengan Manusia.

0 komentar: