![]() |
| courtessy : instagramkusu.com |
ISLAM (Ahlu Sunnah)
IMAM MAHDI
1. Mahdi Ahlus Sunnah bernama Muhammad Bin Abdilah sesuai dengan sabda Rosulullah : ”namanya sama dengan namaku dan nama bapaknya dengan nama bapakku” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam Misykatul Mashabih)
2. Mahdi Ahlus Sunnah belum dilahirkan sampai sekarang dan akan muncul di akhir zaman (HR. Al Hakim dalam Al Mustadrok 4/557-558, beliau menshahihkannya dan Imam Adz Dzahabipun menyetujuinya.)
3. Mahdi Ahlus Sunnah dari keluarga Rosulullah _ dari anak keturunan Al Hasan bin Ali _.(An Nihayah Al Fitan Wal Malahim 1/29).
4. Mahdi Sunnah akan memerintah selama 7 th (HR. Al Hakim dalam Al Mustadrok 4/557-558, beliau menshahihkannya dan Imam Adz Dzahabipun menyetujuinya. Sebagaimana dishahihkan oleh Al Albani)
5. Mahdi sunnah akan memenuhi bumi ini dengan keadilan dan ketentraman sebagaimana sebelumnya bumi dipenuhi oleh kedhaliman. (HR. Abu Dawud, dihasankan oleh Al Albani)
6. Mahdi Ahlus Sunnah akan memerintah dengan Syari’at Muhammad
7. Mahdi Ahlus Sunnah akan diberikan banyak karunia oleh Allah sehingga bumi mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya, langit menurunkan hujannya. (HR. Al Hakim dalam Al Mustadrok 4/557-558, beliau menshahihkannya dan Imam Adz Dzahabipun menyetujuinya.)
8. Mahdi Ahlus Sunnah akan memerangi Yahudi dan Nasrani sehingga agama ini hanya milik Allah _, sebagaimana iapun akan memerangi Dajjal bersama Isa.
SYI'AH Rafidhoh
IMAM MAHDI SYI’AH
1. Namanya: Muhammad bin Hasan Al Askari sebagaimana disebutkan di dalam Kasyful Gummah oleh Al Arbali 3/226.
2. Telah dilahirkan pada tahun 255 H, sebagaimana disebutkan oleh Al Arbali di dalam Kasyful Ghummah oleh Al Arbali 3/226: “hari kelahirannya adalah di malam pertengahan bulan Sya’ban th 255 H kemudian ia masuk gua bawah tanah di Samurra di Irak pada usia 5 th dan sampai sekarang masih hidup.”(berarti usia mahdi Khurafat mereka usianya saat ini adalah 1173 th)
3. Syeikh mereka Ibn Babaweh Al Qummi di dalam bukunya Kamaluddin Wa Tamamun Ni’mah hal: 51 ia berkata: “Sesungguhnya orang yang mengingkari imam yang ghaib maksudnya Mahdi Syi’ah, maka dia itu lebih kafir daripada Iblis.”
4. Mahdi Syi’ah, berasal dari keturunan Al Husein Bin Ali.
5. Mahdi Syi’ah, -mereka mengira - ia akan memerintah selama 70 th
6. Mahdi Syi’ah yang mereka dakwakan, akan membunuh para penentang Syi’ah dan umat Islam, bahkan menurut mereka ia akan menghidupkan Abu Bakar Ash Shiddiq dan Umar sebagaimana disebutkan di dalam kitab Ar Roj’ah karya Ahmad Al Ahsa’i hal: 161: “Manusia akan berkumpul untuk menyaksikan Al Mahdi, kemudian ia akan membuka dua dinding dari dua kuburan. Kemudian mereka berduapun keluar dari kuburannya dalam keadaan segar sebagaimana wujudnya. Kemudian ia membuka kain kafan keduanya, kemudian ia mengangkatnya ke atas tiang dan menyalib keduanya di atasnya.
7. Sebagaimana Mahdi Khurafat Syi’ah akan menghidupkan Ummul Mukminin Aisyah _ kemudian ia merajamnya sebagaimana hal itu disebutkan pula di dalam kitab yang sama hal 116.
8. Bahkan Mahdi Khurafat Syi’ah sebagaimana keyakinan mereka, bahwa ia akan melakukan pembantaian terhadap orang arab dan bangsa Quraisy, sehingga mereka mengatakan bahwa ia akan membunuh 2/3 dari penduduk bumi. Na’udzu billah.
9. Mahdi Khurafat Syi’ah, ia akan memerintah dengan hukum keluarga Dawud, bahkan ia akan berdo’a dengan nama Allah berbahasa Ibrani. Sebagimana disebutkan di dalam Ushulul Kafi 1/398 dari Ju’aid Al Hamadani dari Ali bin Husein . Ia berkata: Aku bertanya kepadanya: Dengan apa kalian akan memerintah? Ia menjawab dengan hukum keluarga Dawud…”
10. Mahdi Khurafat Syi’ah, ia akan menghancurkan Ka’bah, Mesjidil Harom, Mesjid Nabawi dan seluruh Mesjid. Wal Iyadzu Billah.
11. Ath Thusi berkata di dalam bukunya Al Ghaibah hal 472: dari Abu Basyir dari Abu Abdillah Al Qoim (Al Mahdi) akan menghancurkan Masjidil harom sehingga ia mengembalikannya ke pondasinya, dan Mesjid Nabawi sampai pondasinya dan mengembalikan Ka’bah sampai pondasinya…”
12. Mahdi Khurafat Syi’ah, Ia akan melakukan perdamaian dengan Yahudi dan nasrani, dan adapun umat Islam, maka telah dihalalkan darah mereka dan ia akan membalas dendang dari mereka. Al Majlisi berkata di dalam Biharul Anwar 52/376: Dari Abu Basyir dari Abu Abdillah ia berkata: ia akan melakukan perdamaian dengan Ahlul Kitab sebagaimana telah dilakukan oleh Rosulullah _ sedangkan mereka membayar upeti sedangkan mereka dalam keadaan kecil.
Sebaiknya anda baca :

0 komentar:
Posting Komentar