![]() |
| Korban bom Bostom, ternyata korban yang dimaksud adalah tentara dan memang kehilangan kaki sejak dari Afghanistan |
"terorisme False Flag" terjadi ketika unsur-unsur dalam pemerintah atau kelompok organisasi menggelar operasi rahasia di mana pasukan pemerintah atau kelompok organisasi berpura-pura menjadi musuh yang ditargetkan saat menyerang pasukan mereka sendiri, kelompok tertentu atau orang-orang tertentu. Serangan tersebut kemudian menyalahkan pihak lain untuk membenarkan akan berperang melawan musuhnya itu nanti.
Operasi bendera palsu (False Flag) adalah operasi rahasia yang dilakukan oleh pemerintah atau kelompok organisasi yang dirancang untuk menipu publik sedemikian rupa bahwa operasi muncul seolah-olah mereka sedang dilakukan oleh entitas atau pihak lain. Jadi serangan "Bendera Palsu" ini sama dengan sandiwara atau serangan untuk memfitnah pihak tertentu atau trik pengalihan isu.
False Flag adalah Sandiwara atau "by design"
Orang lugu dan pecandu opini di sosial media kadang begitu dungu mengartikan sandiwara false flag. Mereka pikir serangan sandiwara ini adalah serangan pura-pura dan korbannya pun pura-pura mati. Namanya "by design" serangan tidak menutup kemungkinan korban kematian bahkan bisa lebih banyak. Demi misi ini nyawa hampir tidak berharga dibanding misi yang akan dicapai.
Beberapa Operasi False Flag
Ini terdengar gila, kan? Anda belum pernah mendengar tentang ini "false flag terorisme" di mana pemerintah menyerang rakyatnya sendiri atau kawan sendiri kemudian menyalahkan orang lain untuk membenarkan tujuannya, kan? Dan anda mungkin skeptis bahasan ini? Silakan lihat ini kutipan sejarah:
1. Gladio
Operasi bendera palsu tidak terbatas pada operasi perang dan kontra-pemberontakan, tapi digunakan juga di masa damai, misalnya operasi gladio di Italia, dimana agen CIA dan Agen Pemerintah Italia setempat melakukan pemboman kereta api bawah tanah hingga menewaskan ratusan orang. Serangan ini dituduhkan ke pihak komunis hingga tidak bisa ikut pemilu atau walau ikut pemilu tidak akan laku karena nama tercoreng karena tuduhan terorisme.
2. Operasi Himmler,
Nazi memalsukan serangan terhadap rakyat mereka sendiri dan fasilitas negara dan kemudian mereka (NAZI) menyalahkan pada Polandia, alasan ini untuk membenarkan Jerman invasi Polandia.
3. The Reichstag fire
Dalam video History Channel ini - bahwa Nazi membakar parlemen sendiri, Reichstag, dan menyalahkan kejadian pembakaran itu kepada orang lain. Jenderal Nazi, Franz Halder juga bersaksi di pengadilan Nuremberg
mengakui bahwa pemimpin Nazi Hermann Goering mengaku telah membakar
gedung parlemen Jerman pada tahun 1933, dan kemudian secara palsu
menyalahkan kaum komunis terhadap pembakaran itu yang dikenal sebagai Possible responsibility for the Reichstag Fire.
4. Serangan USS Liberty
Serangan kapal perang Amerika di perairan Internasional oleh jet tempur Israel pada masa Perang Arab - Israel hingga menewaskan 33 marinir dan ratusan terluka. Woww ! Bagaimana mungkin kawan menyerang kawan?. Itulah hebatnya serangan false flag agar Amerika mengira yang menyerang adalah jet koalisi Arab dan serangan Israel diharapkan Amerika ikut campur tangan langsung dalam perang. Bagaimanapun sejarah ini terungkap dari marinir yang selamat memberi kesaksian bahwa jet Israel sengaja menyerang USS Liberty.
5. Operasi Mesir
Dan di awal 1950-an, agen dari sebuah sel teroris Israel yang beroperasi di Mesir menanam bom di beberapa bangunan, termasuk fasilitas diplomatik US, kemudian memperalat "bukti" yang melibatkan orang-orang Arab sebagai penyebab (salah satu bom meledak sebelum waktunya, memungkinkan orang Mesir untuk mengidentifikasi pembom). Serangan ini memberi stigma buruk orang Arab di Mesir.
6. Operasi KGB
KGB Rusia rupanya melakukan gelombang pemboman di Rusia dalam rangka untuk membenarkan perang melawan Chechnya dan menempatkan Vladimir Putin berkuasa di Rusia.
TULISAN INI BERSAMBUNG KE BAGIAN 2
TULISAN INI BERSAMBUNG KE BAGIAN 2
Bijaklah membaca semua berita atau informasi karena tidak semua berita adalah benar termasuk berita pensare
catatan kaki :
Istilah false berasal dari masa lalu ketika satu kapal layar akan menggantung bendera musuhnya sebelum menyerang kapal lain atau angkatan laut sendiri. Karena bendera yang dipakai bukan bendera sebenarnya, maka pihak yang diserang akan menuduh pemegang bendera asli - serangan itu disebut "bendera palsu" atau False Flag.
Tulisan ini untuk membuka wawasan bahwa kejadian terorisme tidak sesederhana berita media massa yang disuapkan di otak kita, hingga kita hanya dijadikan kerbau opini akibat kurang wawasan)
