Indonesia, dengan jumlah penduduk hampir mencapai 250 juta jiwa,
merupakan salah satu negara konsumen tembakau terbesar di dunia.
Indonesia menempati urutan kelima di antara negara-negara dengan tingkat
agregat konsumsi tembakau tertinggi di dunia. Tahun 2011, kurang lebih 82 juta penduduk Indonesia merupakan perokok aktif.
Menurut Riskesdas 2010, umur pertama kali merokok pada usia 5-14
tahun sebesar 19.2%, pada usia 15-19 tahun sebesar 43,3%, pada usia
20-29 tahun sebesar 18.9% dan pada usia >30 tahun sebesar 3,9%.
Sedangkan sisanya yang bukan perokok hayalah 14.7%
Sebagai mantan perokok, penulis tidak peduli masalah harga naik Rp. 50.000 atau sejuta bukan masalah karena memang bukan perokok. Namun kenaikan cukai rokok saya pikir itu bukan solusi karena narkoba yang terlarang saja yang berharga sampai ratusan ribu masih ada orang cari untuk dibeli, namanya orang kecanduan tidak akan pikir harga!. Saya tidak bela perokok karena rokok merusak kesehatan, apapun alasannya rokok merusak kesehatan dan kesehatan orang lain. Namun tidak sesederhana itu karena setiap kebijakan ada celah untuk dimasuki salah satunya peredaran tembakau tidak bisa dikontrol kecuali tembakau diperlakukan seperti halnya narkoba mungkin akan membuat orang takut membawa tembakau.
| perokok (sumber : ekonomika.tv3.lt) |
| Hampir Tiap Tahun terjadi kenaikan penerimaan cukai menunjukan produksi rokok dan perokok juga bertambah (sumber :www.bareksa.com) |
Jadi kenaikan harga rokok ini bukan untuk menghentikan kebiasaan perokok, atau mengurangi perokok, atau urusan dampak kesehatan lainnya tapi sebenarnya upaya menaikkan pendapatan negara lewat cukai rokok. Kalo mau anti rokok jangan tanggung-tanggung! Tutup pabrik rokok.
| Jika terjadi akan kenaikan cukai rokok 140 trlliun x 3 maka tahun depan bisa bayar bunga hutang. |
Nah tidak lama lagi perokok bisa menjadi salah satu tulang punggung pembiayaan negara. Kenaikan cukai tahun 2016 adalah sekitar 140 trilliun lebih bisa dibayangkan akan menjadi kenaikan 2 - 3 kali lipat.
| Dampak kenaikan cukai terhadap PHK (sumber : komunitaskretek.or.id) |
| segmentasi perokok di Indonesia (sumber : putryandi.blogspot.com) |
Selamat warga Indonesia yang masih merokok semoga bisa berhenti atau anda termasuk orang lagi sakau rokok tiap hari?. Hati-hati yang sumitrojali (suka minta rokok jarang beli) kalau ga mampu beli rokok mending tidur saja daripada masuk kategori maling kecil Indonesia yang curi sandal, ayam, tabung gas, jemuran, dll. karena pengin banget merokok ga ada uang.
Setelah kenaikan berbagai macam pajak termasuk kenaikan BBM transportasi yang diikuti harga kebutuhan pokok masyarakat semakin tinggi. Tapi pemerintah belum cukup uang?? Maka kantong plastik pun dipajaki. masih belum cukup? rokok pun dipajaki luarbiasa. Dan siapa yang diuntungkan? Yaitu lagi-lagi CHINA !!! produsen tembakau terbesar di dunia. Kalau industri rokok nasional megap kolaps siapa yang diuntungkan? lagi China! Tunggu aja serbuan rokok illegal dari china !
0 komentar:
Posting Komentar