Minggu, 14 Juni 2015

Kena tilang polisi pilih slip biru atau slip merah? Tidak seperti dulu lagi.

Kemarin kena tilang polisi, gara – gara telat ambil jalur kiri dan masuk jalur jalur cepat.  Dan saat memasuki belokan pertama untuk kembali ke jalur lambat, nampak polisi sedang berdiri dengan senyum nyengir.  Ya saya balas dengan senyum nyegir pula,  dalam hati saya, “kalian polisi sebaiknya di sebelah sana dekat jalur masuk jalur cepat, kalau di sini nampaknya kalian menunggu saya lagi apes:".  Ya sudahlah mungkin nasib.

Polisi : Selamat siang pak, anda sudah lihat yang masuk jalur cepat hanya mobil  lalu kenapa santai – santai masuk jalur cepat?
Saya : Ya pak saya telat masuk jalur lambat (jalur kiri) hingga masuk ke jalur cepat.
Polisi : Ya sudah ada STNK dan SIM?
Saya : Ada pak (saya serahkan).
Polisi : dengan cekatan di menulis surat tilang di slip warna merah.
(karena terpengaruh oleh beberapa artikel yang pernah dibaca di sosial yang menyatakan lebih baik ambil ambil slip biru lalu bayar di bank habis perkara).

 
Saya : Maaf pak, saya pilih slip warna biru! Sambil kembali menarik SIM dan STNK yang dia tulis di tangan, (sempat tarik menarik hehehehe) …tapi dia bersikeras meneruskan menulis surat tilang.


(setelah pak Polisi selesai menulis)
Saya : Saya tetap ingin slip warna biru pak!
Polisi : Boleh! tapi saya peringatkan kamu dan jangan menyesal,  Saya terangkan kepada kamu ya?, kalo kamu ambil slip biru berarti kamu mengakui kesalahan dan bersedia membayar denda maksimal.   Sambil memperlihat denda minimal Rp.100.000 dan denda maksimal Rp,.1.000.000.  Kalo anda ambil slip merah paling bayar sekitar Rp.75.000 di pengadilan.  Silahkan pilih mana?
Saya : Ya sudah pak, merah saja.  

Keterangan : 

Okelah saya kena gertakan polisi namun memang saya ragu mengambil slip biru karena slip tilang  model sekarang sudah tercantum UU No.22 Tahun 2009 Tentang LLAJR.    

Slip Tilang warna biru berarti mengakui kesalahan dan bersedia membayar denda maksimal.  Kalau jaman dulu mungkin paling  denda maksimal Rp.50.000,-  jadi anda lebih tenang memilih slip biru saja.  Namun sekarang jika modal anda tidak berlebihan jangan coba-coba, bagaimana jika  denda maksimal ? Silahkan bayar Rp. 1,000.000._ ?  atau Rp. 500.000.- ?

Slip Tilang warna merah berarti bersedia dipanggil untuk mengikuti sidang di Pengadilan, dan nanti di sana ditentukan berapa nilai denda.   Saran saya pilih slip merah, karena prosedur sangat mudah, tinggal ambil nomor di loket, tunggu panggilan,  dari pengalaman pribadi tidak lebih 30 menit semua urusan sudah selesai. Namun ada juga yang memakai jasa calo, namun sebaiknya jangan karena ini menjadi pengalaman pribadi anda.

Contoh slip tilang model lama

courtessy : fncounter.com






0 komentar: