Selasa, 11 Agustus 2015

Klorinisasi Air Bisa Memicu Kanker pada Manusia

Klorin dalam bentuk alami adalah elemen umum di alam. Ketika berada suhu kamar klorin adalah gas berwarna hijau kekuningan. Gas ini sangat beracun. Klorin menguap jauh lebih cepat daripada air, sehingga ketika kita mandi kita benar-benar menyerap dan menghirup klorin hingga 50% dibanding jika kita hanya minum air berklorin. Ketika kita menghirup gas ini sangat berbahaya karena akan langsung ke dalam aliran darah kita.  

foto credit : h20buggy.com

Klorin dikenal sebagai kimia yang gigih, yang berarti tidak seperti bahan kimia  lainnya yang mudah terurai rusak.  Klorin dikenal sebagai bahan disenfektan yang ditambahkan ke air untuk membunuh mikroorganisme patogen.  Praktek ini umum dilakukan oleh perusahaan air minum (di Indonesia : PAM) dan telah digunakan 90 tahun di banyak negara.  Klorin juga bisa ditemukan di bahan pemutih, pembalut wanita, dll. atau dipakai oleh pihak jasa pembersih kolam renang.  Hal lain yaitu gas klorin juga dipakai sebagai senjata kimia dalam perang, contoh penggunaan gas klorin dalam konflik di syria.

Salah satu kasus dan sejarah pertama menambahkan chlorine ke air sebagai disinfektan adalah pada tahun 1850 oleh John Snow ketika ia berusaha untuk mensterilkan pasokan Pompa air Broad Street di London setelah wabah kolera. Pada tahun 1897, Sims Woodhead menggunakan "larutan pemutih" sebagai obat untuk mensterilkan air yang didistribusikan di Maidstone, Inggris akibat adanya wabah tipus. Lalu apakah aman bagi kita untuk menelan dan menyerap ke dalam kulit kita?

Fakta lain yang menarik adalah penggunaan tablet de-klorinasi untuk menghilangkan klorin di tangki ikan, kolam ikan, aquarium untuk menjaga ikan sehat. Jika ikan saja membutuhkan pemurnian dari klorin mengapa kita ingin untuk secara teratur mandi dan minum air disertai bahan tersebut?  Ketika klorin ditambahkan ke air kita bereaksi dengan senyawa alami lainnya untuk membentuk Trihalomethanes. Ini menghasilkan radikal bebas dalam tubuh, yang memicu kerusakan sel, dan sangat karsinogenik(bahan yang bisa memicu kanker). The Environmental Defense Fund menyatakan bahwa: "Meskipun konsentrasi karsinogen yang rendah, justru tingkat rendah
ini para ilmuwan kanker tetap percaya klorin termasuk bertanggung jawab untuk kasus-kasus kanker pada manusia di Amerika Serikat.

    
"Klorin adalah crippler terbesar dan pembunuh zaman modern. Ini adalah racun berbahaya ". - Dr Joseph M. Harga, MD

    
"Risiko kanker di antara orang-orang minum air yang mengandung klor adalah 93% lebih tinggi dibandingkan mereka yang air tidak mengandung klorin."
- U.S. Council Of Environmental Quality

    
"Masalah Klorin mirip dengan polusi udara, klorin adalah crippler terbesar dan pembunuh zaman modern!" 
–Dr. Robert Carlson, Highly respected
University of Minnesota Researcher
 
Breast Cancer Research (Hartford, CT)
Study Findings:

    
Tingkat
klorin 50-60% lebih tinggi  di jaringan payudara
   
wanita pengidap kanker payudara dibandingkan wanita
    
tanpa kanker payudara.


Mungkin di pedesaan yang tidak dijangkau perusahaan air minum yang menggunakan klorin untuk sanitasi air bukan masalah, namun di perkotaan menghindari air klorin sulit dihindari terutama untuk memasak kecuali anda menggunakan air kemasan untuk memasak.  

Klorin seperti memiliki dua sisi yaitu sisi manfaat untuk sanitasi dan sisi lainnya berbahaya yang mungkin efeknya tidak anda rasakan sekarang namun di hari-hari selanjutnya bisa berakhir perjalanan waktu di sisa usia yang membosankan menanggung derita penyakit.

SOLUSI
Untungnya, ada beberapa kabar baik di sini, klorin sebenarnya sangat mudah dihilangkan dalam air keran karena banyak filter arang aktif yang bisa dipakai untuk menghilangkannya.  dan beberapa sistem reverse osmosis bisa digunakan namun mungkin biaya mahal.  Kami sarankan sistem filter saja karena lebih murah disamping itu arang aktif juga dapat menghilangkan bahan-bahan berbahaya untuk dikonsumsi seperti fluorida,  dll.

terima kasih telah membaca artikel ini  
https://www.facebook.com/pensareindonesia
literatur:
http://www.globalhealingcenter.com/natural-health/chlorine-cancer-and-heart-disease/
http://www.greenmedinfo.com/article/swimmers-exposed-disinfection-products-indoor-swimming-pools-exhibit-genotoxicity
http://www.greenmedinfo.com/article/there-are-wide-range-600-genotoxic-and-carcinogenic-disinfection-products
http://www.collective-evolution.com/2013/08/15/chlorine-is-toxic-what-you-need-to-know-about-chlorine-your-health/
http://www.wucnews.com/search/label/Water

0 komentar: