Senin, 03 Oktober 2016

Sungai bersih karena foke : Alangkah tololnya pemuja Ahok tentang cookies dan web 3.0

PENSARE - Menarik membaca dari kebanggaan semu para buzzer Ahok di sosial media mengenai hasil penelusuran browsers.   Bagai orang bodoh dan gaptek berdecak terkagum-kagum hasil pencarian keyword "Sungai bersih karena foke" lalu google beri alternatif link  "Mungkin maksud Anda adalah Sungai Bersih karena Ahok"


Bukan keajaiban dan itu teknologi sudah lebih 8 tahun yang lalu sudah digunakan google,  dan ada orang berdecak kagum semacam buzzer Ahok karenanya lalu mereka disebar-sebar di sosial media?  Memalukan !! Nah sebelum anda melanjutkan artikel ini terutama kalian tarzan di depan komputer (buzzer Ahok yang tolol) baca dulu tentang cookies dan web.3.0 atau perbanyak deh baca ulasan tentang artikel seperti di bawah ini :

 a. Pengertian cookies
Cookies atau bisa disebut sebagai HTTP cookies, web cookies, atau browser cookies adalah data/informasi yang diciptakan oleh suatu website untuk disimpan pada browser bisa diambil untuk memberitahu website tentang aktivitas user pada waktu sebelumnya.  Cookies diciptakan supaya website bisa mengetahui aktivitas yang telah dilakukan si user pada waktu sebelumnya. Aktivitas ini misalnya mengklik suatu tombol, login, atau halaman mana yang telah dibuka oleh user pada bulan bahkan tahun lalu.  Cookies juga bisa saja menyimpan informasi diri anda seperti nama, alamat e-mail, alamat rumah atau kantor, nomor telepon yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi atau mengontak anda. Hal ini hanya bisa terjadi apabila anda memberikan informasi di dalam sebuah situs web. 

b. Fungsi cookies

(1) Membantu website untuk mengingat siapa kita dan mengatur preferences yang sesuai sehingga apabila user kembali mengunjungi website tersebut akan langsung dikenali.
(2) Menghilangkan kebutuhan untuk meregister ulang di website tersebut saat mengakses lagi (site tertentu saja), cookies membantu proses login user ke dalam web server tersebut.
(3) Memungkinkan website untuk menelusuri pola web surfing user dan mengetahui situs favorit yang sering dikunjunginya.

Mungkin kamu bertanya-tanya kenapa juga cookie dibuat? Alasannya karena cookie nyaman dan efektif saat digunakan. Jika website dengan pengunjung ribuan atau jutaan tidak menggunakan cookie, mereka akan menyimpan data interaksi yang dilakukan pengunjung ke server dan akan di proses disana. Tentu ini akan memakan waktu yang lama, sedangkan jika menggunakan cookie maka akan lebih cepat.

c. Web 3.0
adalah generasi ketiga dari layanan internet berbasis web. Konsep Web 3.0 pertama kali diperkenalkan pada tahun 2001, saat Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web, menulis sebuah artikel ilmiah yang menggambarkan Web 3.0 sebagai sebuah sarana bagi mesin untuk membaca halaman-halaman Web. Hal ini berarti bahwa mesin akan memiliki kemampuan membaca Web sama seperti yang manusia dapat lakukan sekarang ini.
Web 3.0 berhubungan dengan konsep Web semantik, yang memungkinkan isi web dinikmati tidak hanya dalam bahasa asli pengguna, tapi juga dalam bentuk format yang bisa diakses oleh agen-agen software. Beberapa ahli bahkan menamai Web 3.0 sebagai Web Semantik itu sendiri.

Keunikan dari Web 3.0 adalah konsep dimana manusia dapat berkomunikasi dengan mesin pencari. Kita bisa meminta Web untuk mencari suatu data spesifik tanpa bersusah-susah mencari satu per satu dalam situs-situs Web. Web 3.0 juga mampu menyediakan keterangan-keterangan yang relevan tentang informasi yang ingin kita cari, bahkan tanpa kita minta.

Kebodohan Pemuja Ahok tentang pencarian di Google
Nah coba kita uji keyword "sungai"  maka google memberikan hasil pencarian peringkat "sungai amazon"  hal ini bisa disebabkan (1) sungai amazon banyak dicari, (2) meta-search, (3) peringkat SEO, dll.   Apakah orang Amerika selatan berjingkrat hasil pencarian ini?  tentu tidak karena lucu, jangan seperti buzzer Ahok.




Nah coba kita uji keyword "sungai bersih"  maka google memberikan hasil pencarian peringkat.  "Sungai Bersih karena Foke? Ini Kata Google "   ini menunjukkan bahwa www.beritasatu.com menempati peringkat 1 SEO tentang kata kunci tersebut.


 
Nah ketika kita memasukkan kata kunci "Sungai Bersih karena" maka google menyodorkan kata kunci (keyword)  "Sungai Bersih karena foke"  sekaligus menempat kompas.com di puncak pageone google.



Yang terakhir ketika kita memasukkan kata kunci "Sungai Bersih karena foke" maka google menyodorkan kata kunci  "Mungkin maksud Anda adalah Sungai Bersih karena Ahok".  Sekali lagi itu bukan keajaiban,  prinsipnya "YANG SERING DISEARCH YANG ITULAH YANG DISIMPAN dan disodorkan oleh google kepada user" sederhana sekali untuk dipikir. 



Namun jika anda mengabaikan lebih dari 2(dua) kali tidak pernah mengklik  link "Mungkin maksud Anda adalah Sungai bersih karena ahok", maka jika kita tutup browser dan membuka browser kembali untuk melakukan pencarian maka google tidak lagi menyodorkan "Mungkin maksud Anda adalah Sungai bersih karena ahok".   Karena saya mengabaikan link itu sebelumnya.  Contoh hasil di bawah ini :

Kesimpulan :
(1) banyak orang telah menggunakan keyword "Sungai bersih karena ahok" sehingga google memberikan keyword tersebut untuk pencarian keyword yang mirip.  Contoh lain: Jika suatu wilayah banyak memasukkan keyword "Awan pink" maka dilain waktu jika seseorang memasukkan keyword "awan putih" maka google memberikan alternatif "Mungkin maksud Anda adalah Awan pink?".  Itu bukan keajaiban dan keyword yang muncul itu belum tentu fakta kebenaran, mana ada awan pink?

(2) web generasi 3.0 merupakan web yang bisa berkomunikasi dengan user, berdasarkan perilaku user menurut benua, negara, kota, dll.  Web generasi 3.0 bisa membaca perilaku usernya lewat cookies.  Jika keyword sering digunakan di suatu wilayah atau negara, maka google memberikan "keyword" yang mirip dan sering digunakan.

(3) Google atau Browser juga dapat menyodorkan bahasa yang digunakan user di berbagai negara secara berlainan, itu bukan keajaiban karena google bisa membaca geoIP user. 

(4) Jika ribuan buzzer Ahok pernah secara seragam  memakai "keyword" "Sungai bersih karena ahok" maka link "Mungkin maksud Anda adalah Sungai bersih karena ahok" itu bisa saja dimunculkan google.   Contoh lain : Silahkan ribuan buzzer mencoba keyword "hitler baik hati" maka ketika orang menggunakan keyword Hitler jelek hati maka diberikan alternatif "Mungkin maksud Anda adalah Hitler baik hati?".

(5) Bukan hanya bisa menyimpan keyword anda atau keyword yang sering digunakan user bahkan google juga ikut memeriahkan hari-hari bersejarah tertentu misal 17 Agustus.  Itu bukan keajaiban, sebab google sudah menyimpan tanggal momen itu di databasenya dan menampilkan khusus di wilayah Indonesia tidak ditampilkan di Swiss.



(6) dan masih banyak lagi.
Sumber bacaan : https://id.wikipedia.org/wiki/Web_3.0




0 komentar: